Polres Madina Akan Ambil Langkah Konkrit Hentikan Pertambangan Emas Ilegal

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Utara, Mandailing Natal – Polres Mandailing Natal (Madina) akan mengambil langkah konkrit untuk menghentikan pertambangan emas ilegal di Kecamatan Kotanopan, Sabtu (18/1/2024).

Karena tindakan yang sudah dilakukan tidak juga membuat para penambang jera, mereka tetap beraktivitas secara sembunyi.

Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh telah melihatnya ketika turun kembali ke lokasi tambang pada Jumat (17/1) kemarin.

Meski tidak menemukan alat berat tetapi box penyaring butiran emas banyak terlihat, bahkan ada pula yang baru. Sehingga tidak dipungkiri lagi bahwa kegiatan ilegal itu masih ada.

Baca Juga :  Peduli Tempat Ibadah, Bhabinkamtibmas Polsek Banyusari Bersama Warga Gotong Royong Bangun Masjid

Lantas, DPC Horas Bangso Batak (HBB) Kabupaten Madina berkomentar, jika langkah yang akan dilakukan Polres Madina itu berjalan dengan baik, permasalahan tambang ilegal di Kotanopan itu nantinya akan teratasi.

“Pastinya para penambang bakal gigit jari jika upaya itu terlaksana dengan baik, apalagi ini kan program Asta Citanya Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan. Jadi yang berani merusak berarti bisa dianggap menentang kebijakan,” sebut Sekretaris DPC HBB Madina, Edy Djunaedi ST, M.Si.

Baca Juga :  Polsek Banyusari Laksanakan Pengamanan Shalat Ieudul Adha

Sementara disampaikan, rencana Polres Madina itu yakni menanam jagung di lokasi tambang. Saat ini sedang dalam upaya mereklamasi lahan bersama pemerintah setempat karena keadaan lahan tersebut yang sudah porak-poranda.

“Lokasi tambang itu masuk dalam program yang sedang kita wacanakan. Gunungtua dan beberapa wilayah lainnya,” ujar Iptu Bagus Seto SH, Plh Kasi Humas Polres Madina.

Namun dikatakan, Polres dan Pemkab Madina saat ini masih berkolaborasi untuk memfinalisasikan program tersebut agar segera masuk ke tahap pelaksanaannya.

Berita ini 1 kali dibaca