Komandan Madina Laporkan Dugaan Fiktif Program “Kepemudaan” Dana Desa 2024 Kotanopan ke Kejari Madina

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Utara, Mandailing Natal – Koalesi Mahasiswa Anti Penindasan (Komandan) Mandailing Natal (Madina) melaporkan dugaan fiktif program “Kepemudaan” bersumber Dana Desa tahun 2024 Kecamatan Kotanopan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina, Kamis (08/05/2025) siang.

Laporan ini dilakukan setelah sebelumnya, Komandan Madina melakukan aksi damai di depan kantor Kejari Madina pada Jum’at (02/05/2025) yang lalu.

Ketua Komandan Madina, Robi Nasution didampingi Sekretaris Umum, Feri Laso Lubis usai melaporkan dugaan fiktif tersebut kepada wartawan menjelaskan bahwa berdasarkan hasil investigasi tim Komandan Madina menemukan dugaan fiktif pelaksanaan program “Kepemudaan” di Kecamatan Kotanopan ini sebanyak 20 desa.

Baca Juga :  Pelaksanaan BIAN Ditinjau Ketua TP PKK Madina

“Dalam investigasi dilapangan, kita menemukan ada 20 desa di Kecamatan Kotanopan menganggarkan Dana Desa sebesar 4,5 juta perdesa tahun 2024 untuk program “Kepemudaan”, jelasnya.

Namun lanjutnya, program “kepemudaan” ini kegiatannya berdasarkan info yang kita telusuri dan pengakuan beberapa kades, sudah dilakukan pembayaran tetapi tidak pernah dilaksanakan, dan vendor atau pihak ketiga hanya memberikan sertifikat saja.

Baca Juga :  Puncak HUT RI Ke-78, Pemkab Madina Gelar Dzikir dan Doa Serta Tabligh Akbar

“Maka dari itu, kita dari Komandan Madina melaporkan dugaan kegiatan fiktif program “kepemudaan” ini ke kejari Madina untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Dan apabila nanti terbukti tambahnya, oknum-oknum yang terlibat didalamnya harus dikenakan sanksi hukuman yang berlaku di negara ini. Sebab Komandan Madina melihat adanya dugaan persekongkolan jahat antara Kades, Vendor, mantan Camat dan Sekcam Kotanopan,” tegasnya.

Terakhir, Robi pun menyatakan dengan tegas akan terus mengawal pelaporan di Kejari Madina ini hingga tuntas . (*)

Berita ini 2 kali dibaca