Muskercab NU Kabupaten Ciamis NU Setia Kawal Bangsa Sepanjang Masa

- Jurnalis

Sabtu, 29 Januari 2022 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIAMIS, (HK) – 29/1/2022 Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) NU Kabupaten Ciamis digelar Sabtu-Ahad tanggal 29-30 Januari 2022, di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Ciamis.

Muskercab ini dibuka langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Turut hadir Dandim 0613 Ciamis, Kapolres Ciamis, pejabat SKPD Ciamis, Kepala Kemenag Ciamis dan undangan ormas Islam.

Menurut Ketua Pelaksana Muskercab, KH Ahmad Aos Abdul Azis, Muskercab adalah amanat organisasi untuk menyusun program kerja ke depan. Untuk menentukan prioritas program kerja, para peserta Muskercab akan menyerap masukan dari panelis diskusi dari stakeholder pembangunan di Kabupaten Ciamis.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Bersama KUA Banyusari Gelar Verifikasi dan Validasi Guru Ngaji Tahun 2024

“Kami akan menghadirkan Kepala Bapeda Ciamis, Dandim 0613, Kapolres, Kesbangpol, dan dari DPRD Ciamis. Hasil pemaparan para narasumber tersebut akan digodok dalam rapat komisi,” ujar Aos.

Dikatakan Aos, NU akan bersinergi dengan gerak pembangunan di Kabupaten Ciamis. Sebagai salah organisasi yang berbasis umat nahdliyin , NU tentu berkewajiban menciptakan kemaslahatan sosial.

“Pembangunan tidak bisa berjalan sendirian, NU siap menjadi mitra kerja pemerintah. Karena itu, masukan dan saran dari Bapeda Ciamis akan dijadikan tolok ukur program NU Ciamis,” ujar Aos.

Baca Juga :  Pemkab Madina Akan Menggelar Pentas Seni Islami Cinta Sholawat III

Dikatakan Aos, ada tiga yang menjadi perhatian NU yaitu tentang ekonomi kerakyatan, ideologi ahli sunah wal jamaah dan wawasan kebangsaan.

“Warga nahdliyin harus diberdayakan agar bisa mencapai kesejahteraan,” ujar Aos.

Menurut Aos, selain memperjuangkan pemberdayaan ekonomi umat, NU juga bertanggungjawab menjaga ikhuwah Islamiyah dan Wathoniyah. Cara merawat ukhuwah tersebut dengan mengembangkan nilai tawasut, tawazun, tasamuh dan ta’adul.

“Nilai-nilai tersebut dijalankan dalam bingkai akidah ahli sunah wal jamaah. Diharapkan kelak akan terbangun suasana yang harmonis dan sinergis,” ujar Aos.
(Lili Romli)

Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊