Bupati Madina Pimpin Rapat Evaluasi Penyerapan Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 13 Desember 2022 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mandailing Natal HM. Jafar Sukhairi Nasution beserta Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution melakukan rapat evaluasi pelaksanaan program/kegiatan penyerapan anggaran OPD di Aula Kantor Bupati (12/12/2022).

Bupati Mandailing Natal HM. Jafar Sukhairi Nasution beserta Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution melakukan rapat evaluasi pelaksanaan program/kegiatan penyerapan anggaran OPD di Aula Kantor Bupati (12/12/2022).

Panyabungan – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan rapat evaluasi pelaksanaan program/kegiatan penyerapan anggaran OPD di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Senin (12/12/2022).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Madina HM. Jafar Sukhairi Nasution itu membahas dampak inflasi menjelang natal dan tahun baru (nataru), mengevaluasi kinerja setiap dinas di Pemkab Madina dan membahas target yang akan dicapai pada tahun 2023.

Rapat itu juga dihadiri Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Naution, Pj Sekda Madina Alamulhaq Daulay, dan pimpinan OPD lainnya.

“Saya harap bagaimana Pemkab Madina melakukan monitoring termasuk inflasi menjelang akhir tahun yang mengalami kenaikan harga bahan pokok,” kata Sukhairi.

Sukhairi meminta setiap kepala OPD untuk melaporkan kendala kerja dan target kerja di tahun 2023. Salah satu dinas yang ditanya langsung oleh bupati yaitu Dinas Perdagangan mengenai harga bahan pokok.

Baca Juga :  Bupati Madina Jalan Santai Bersama Keluarga Kemenag

Kepala Dinas Perdagangan Parlin Lubis menyampaikan data harga bahan pokok per Senin (12/12/2022) di tiga pasar yaitu Pasar Panyabungan, Pasar Kotanopan dan Pasar Sinonoan.

Parlin menyampaikan harga cabai rawit di tiga pasar tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 5000 dari sebelumnya Rp 35.000 menjadi Rp 40.000.

“Kami (Dinas Perdagangan) memantau 20 harga bahan pokok setiap harinya, cabe rawit mengalami kenaikan Rp 5000 dan bawang putih Rp 3000 mengakibatkan stok di pasar berkurang,” kata Parlin.

Diwaktu yang bersamaan, Sukhairi menanyakan langsung kepada Kepala Dinas Pertanian mengenai kurangnya stok cabai rawit dan bawang di Kabupaten Madina.

Baca Juga :  Bupati Ciamis Launching Sistem OSS Mudahkan Perijinan

“Apa yang menyebabkan harga-harga ini naik?,” Tanya Sukhairi.

Kadis Pertanian Siar Nasution menjelaskan enam bulan Kabupaten Madina mengalami inflasi cabai merah. Dia juga menjelaskan Dinas Pertanian telah melakukan terobosan dan mengarahkan desa untuk menanam cabai.

Siar juga menjelaskan kekurangan stok ini diakibatkan gagal panen diakibatkan curah hujan yang tinggi di Kabupaten Madina.

Sementara Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan target program Pemkab Madina diantaranya perampungan Pasar Baru Panyabungan, mengecat pagar pembatas jalan lintas, lanjutan pembangunan pasar eks bioskop, jalan lintas barat yang masih dipelajari oleh PUPR, jalan kotanopan, pembangunan Puskesmas Gunungtua, perbaikan taman kota dan aula Pemkab Madina.

Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terbaru

Hukum

Polsek Bilah Hilir Ringkus Terduga Pengedar Sabu

Sabtu, 18 Jul 2026 - 19:18 WIB

TNI Polri

Indahnya Berbagi Bersama Polsek Na IX-X Polres Labuhanbatu

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:56 WIB

Oplus_16908288

TNI Polri

Polsek Na IX-X Gelar Jum’at Curhat Bersama Masyarakat

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:19 WIB

Tak Berkategori

Sidang TPP Lapas Rantauprapat Bahas Hak Integrasi 38 Warga Binaan

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:46 WIB