Sipon Irigasi Zal Kanan Patah : Ratusan Hektar Sawah di Madina Terlantar

- Jurnalis

Kamis, 16 Februari 2023 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal – Ratusan Hektar tanaman padi yang meliputi Kecamatan Panyabungan dan Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Madina terancam gagal panen, akibat saluran Irigasi Sipon yang berada di Aek Pohon, Kelurahan Pidoli Dolok patah, Kamis (16/2/2023).

Petugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan (TPOP) Saluran Irigasi Yusuf yang di konfirmasi menuturkan, tim sudah turun memeriksa kerusakan itu dan langsung masuk ke dalam sipon, ternyata bangunan yang berada di Daerah Saluran (DAS) Aek Pohon telah rusak dan patah sepanjang 20 meter.

Baca Juga :  Datang dan Ramaikan Festival Nasyid dan Porsadin Tahun 2024 Antar Diniyah Tingkat Kabupaten

“Bangunan Sipon dengan panjang 70 meter ini telah rusak sepanjang 20 meter, dari gambaran itu, tim pekerja saluran tidak akan mampu memperbaikinya,” ujar Yusuf lewat sambungan telepon pada kamis (16/2/2023).

Menurutnya pekerja saluran dipihaknya tidak akan mungkin mampu memperbaiki saluran dengan kondisi kerusakan yang cukup parah tersebut, hal ini butuh waktu lama untuk memperbaikinya.

“Seandainya kami paksakan pun untuk memperbaikinya bisa mengancam keselamatan pekerja saluran, sipon ini sudah menggantung, dalam bangunan terdapat retakan dan patah, ini perlu rehab berat, jadi untuk permanen, akan ditangani pihak Balai Wilayah Sumatra ll, dan kami tidak bisa menangani ini,” tambah Yusuf.

Baca Juga :  Mewakili Generasi Muda di Pilkada Madina, Yakuf Hasibuan Daftarkan Diri ke Partai NasDem

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Madina Siar Nasution, kepada wartawan mengungkap data, seluas 772,6 hektar lahan pertanian gagal tanam akibat tidak terairi. Hal itu tersebar di 15 desa kawasan Panyabungan.

Sipon atau terowongan saluran kanan Irigasi Batang Gadis di titik badan Sungai Aek Pohon, Pidoli Dolok, Panyabungan mengalami anjlok sejak Nopember 2022. Akibatnya aliran air terhenti ratusan hektar sawah terlantar.

Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terbaru

TNI Polri

Indahnya Berbagi Bersama Polsek Na IX-X Polres Labuhanbatu

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:56 WIB

Oplus_16908288

TNI Polri

Polsek Na IX-X Gelar Jum’at Curhat Bersama Masyarakat

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:19 WIB

Tak Berkategori

Sidang TPP Lapas Rantauprapat Bahas Hak Integrasi 38 Warga Binaan

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:46 WIB

Oplus_16908288

Tak Berkategori

Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Edukasi Siswa Tentang Bahaya Narkoba

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:25 WIB