DPK MPI Madina: Apa Yang Disampaikan Warga Kotanopan Sudah Tepat

- Jurnalis

Minggu, 31 Maret 2024 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Utara, Mandailing Natal – Sekira 200 lebih warga dari beberapa desa di Kecamatan Kotanopan, maupun yang berasal dari Kecamatan Batang Natal, Kecamatan Muara Sipongi mendatangi Polsek Kotanopan, untuk memohon tambang tetap dibuka, Sabtu (30/3/2023) malam sekira pukul 24.00 WIB.

Kedatangan mereka tak lain karena masalah krusial yakni permasalahan ekonomi yang disebabkan tingginya kebutuhan hidup. Padahal saat itu Polres Madina sedang berencana akan melakukan penindakan terhadap alat berat (ekscavator).

“Karena sulit mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari makanya mereka minta tambang di buka. Kalau ada nilai sosialnya pasti kita tampung. Namun sebagai penegak hukum, itu ranahnya pimpinan yang akan memutuskan. Alhamdulillah, mereka langsung menerima dan membubarkan diri dengan tertib,” ucap Kapolsek Kotanopan, AKP Parsaulian Ritonga.

Baca Juga :  Desa Sirnajaya Gelar Vaksinasi Tahap 2, Sukses

Aspirasi yang disampaikan ini pun berlangsung kurang lebih 25 menit. Karena Kapolsek Kotanopan menampung aspirasi massa lewat mediasi dengan 10 perwakilan dari warga.

Sementara itu, Ketua DPK MPI Madina, Benny Fatahillah mengatakan, apa yang disampaikan warga sudah tepat.

Baca Juga :  Ringankan Korban Kebakaran, Pemdes Parbangunan Serahkan Sembako dan Galang Bantuan

“Sudah tepat, namun untuk masalah ini sering kali warga di luar Kotanopan yang terlalu sibuk mengurusi tambang. Bisa jadi mungkin tidak kebagian ya. Kalau soal dampak lingkungannya, bukankah pejabat yang korup dan yang merasa tokoh di Madina ini lebih parah menelan anggaran, mulai dari dana desa sampai dana pembangunan sehingga Madina makin terbelakang. Jadi biarkan rakyat menikmati pemberian Tuhan,” ujarya.

Peliput: Hendra P. Lubis

Berita ini 0 kali dibaca