Makanan Basi di Sekolah, SPPG Cibungur Indah Akui Gunakan Jasa Katering

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Kasus temuan makanan basi dan berbelatung dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Palumbonsari 3 Karawang pada Senin (20/10/2025) berbuntut panjang.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pelaksana jika terbukti terancam sanksi keras dari Badan Gizi Nasional (BGN), terutama setelah terungkapnya indikasi pelanggaran larangan penggunaan pihak ketiga.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan akan menjatuhkan sanksi administratif berupa Penghentian Operasional Sementara (“Sanksi Luar Biasa”) hingga Penutupan Kerja Sama bagi SPPG yang terbukti melanggar SOP.

BGN bahkan telah menghentikan operasional 106 SPPG secara nasional hingga Oktober 2025.

Sanksi ini dipertegas seiring rampungnya Peraturan Presiden (Perpres) Tata Kelola MBG yang akan segera dipublikasikan.

Baca Juga :  Persatuan Gerakan Ibu-ibu PKK (Gerak) Karawang Rayakan HUT ke-51 Tahun

Diketahui, Insiden pepes ayam berbelatung ini langsung disorot tajam oleh DPRD Karawang.

Sekretaris Komisi IV DPRD, Asep Syaripudin (Asep Ibe), mendesak BGN menjatuhkan sanksi karena kejadian tersebut dinilai melanggar keras Keputusan Kepala BGN No. 63 Tahun 2025.

“Dalam SK BGN jelas disebutkan bahwa Yayasan dan Kepala SPPG dilarang menggunakan vendor atau pihak ketiga dalam pengadaan bahan, pengolahan, maupun distribusi makanan,” tegas Asep Ibe.

Menariknya, Kepala SPPG Cibungur Indah, Mega Yulita Febrianti, membenarkan adanya insiden tersebut dan mengakui menggunakan pihak ketiga.

“Saat kejadian kami sedang mengikuti bimtek sehingga untuk sementara waktu memesan menu dari jasa katering. Hal itu memang diperbolehkan sesuai aturan,” ujar Mega, sebagaimana dilansir dari pojoksatu.id.

Baca Juga :  Isbat Nikah, Dampak dari Perkawinan di Bawah Umur

Ia menyebut persoalan muncul dari bahan baku ayam pemasok, namun mengakui adanya kelalaian dalam proses sortir makanan.

Meskipun SPPG berdalih penggunaan katering “diperbolehkan”, namun pernyataan ini bertolak belakang dengan penegasan DPRD yang mengacu pada larangan baku BGN terhadap pihak ketiga.

Pengakuan SPPG menggunakan jasa katering ini memperkuat dugaan pelanggaran SOP yang menjadi pintu masuk sanksi keras dari BGN, menjadikannya sorotan nasional atas tata kelola program MBG.

Sementara itu, Ketua Yayasan SPPG Cibungur Indah Arifin ketika coba dikonfirmasi. Mengaku belum mau memberikan jawaban karena sedang lemas.

“Masih lemas keneh…lagi fokus dulu…perlu konsentrasi. Nanti d kabaran,” singkatnya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Sumberberita : liputan6.com/pojoksatu.id

Follow WhatsApp Channel kriminalgroup.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syukuran Pembukaan Kantor Cabang PT JIC Banyusari, Buka Harapan Baru Lapangan Kerja Warga Karawang
Syukuran Nelayan Nadran Laut Tengkolak Desa Sukakerta 2026 Digelar Meriah Selama Sepekan
Karya Jurnalistik Syuhada Wisastra Jadi Yang Terbaik
13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel
Isbat Terpadu Membantu Mentalitas Masyarakat pada Paradigma Nikah di Bawah Umur
Isbat Nikah, Dampak dari Perkawinan di Bawah Umur
Kades dan Sekdes Balebandung Jaya Diduga Sulit di Temui Media
Ratapan Pekerja Harian Lepas Polri: Bekerja Tanpa Arah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:12 WIB

Syukuran Pembukaan Kantor Cabang PT JIC Banyusari, Buka Harapan Baru Lapangan Kerja Warga Karawang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:13 WIB

Syukuran Nelayan Nadran Laut Tengkolak Desa Sukakerta 2026 Digelar Meriah Selama Sepekan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:08 WIB

Karya Jurnalistik Syuhada Wisastra Jadi Yang Terbaik

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel

Senin, 25 Mei 2026 - 10:21 WIB

Isbat Terpadu Membantu Mentalitas Masyarakat pada Paradigma Nikah di Bawah Umur

Berita Terbaru

Ragam Berita

Karya Jurnalistik Syuhada Wisastra Jadi Yang Terbaik

Sabtu, 6 Jun 2026 - 08:08 WIB