Lapas Rantauprapat bekali Warga Binaan Keterampilan Pangkas Rambut

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Gambar : Lapas Rantauprapat Tingkatkan Program Pembinaan Warga Binaan.(doc/humas)

Rantauprapat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus berkomitmen secara konsisten memberikan pembinaan yang berdampak nyata bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Salah satu wujud konkret komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program pembinaan kemandirian berupa pelatihan keterampilan pangkas rambut atau barbershop, yang berlangsung di bengkel kerja Lapas Kelas IIA Rantauprapat pada Selasa (27/10/2026).

Kegiatan pelatihan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini diselenggarakan oleh jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Rantauprapat. Sebanyak belasan warga binaan terpilih mengikuti pelatihan ini dengan penuh semangat dan antusiasme yang tinggi.

Pelatihan ini dihadirkan sebagai sarana strategis untuk membekali warga binaan dengan keahlian praktis yang memiliki nilai ekonomis tinggi di masyarakat. Keterampilan ini dipilih karena dinilai dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan dan relatif mudah dijalankan secara mandiri.

Baca Juga :  Kalapas Rantauprapat Apresiasi Pegawai Berprestasi

Melalui bimbingan langsung dari instruktur yang berpengalaman, para warga binaan diberikan pemaparan materi secara lengkap, mulai dari teori dasar hingga praktik langsung. Materi mencakup berbagai teknik pemotongan rambut modern, penggunaan dan perawatan alat pangkas yang benar, serta standar pelayanan pelanggan yang baik dan ramah.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef Leonard Sihombing, menegaskan bahwa program kemandirian ini dirancang dengan tujuan yang jelas. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini para warga binaan memiliki modal keterampilan yang nyata dan dapat diandalkan untuk berwirausaha kelak.

Dengan bekal keahlian yang dimiliki, warga binaan diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri dan tidak kembali ke jalan yang salah setelah menjalani masa pidananya. Lapas Rantauprapat terus berupaya memastikan setiap warga binaan pulang membawa manfaat dan bekal masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  3 Orang Warga Sibanggor Julu di RSUD Madina Diduga Keracuna Gas H2S

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tampak serius memperhatikan penjelasan instruktur dan bersemangat saat berkesempatan mempraktikkan langsung teknik yang telah dipelajari pada sesi latihan.

Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan pangkas rambut tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Lapas Kelas IIA Rantauprapat berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian lainnya yang relevan dengan kebutuhan pasar, sehingga proses reintegrasi sosial warga binaan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.(DR)

Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊