Banjir Luapan Aek Ranto Puran Rendam dan Hanyutkan Lahan Pertanian Warga

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal (HK) _ Banjir luapan sungai Aek Ranto Puran yang melanda Desa Gunung Tua Jae, Desa Saba Jambu, Desa Pagaran Tonga, Desa Gunung Manaon, Jum’at (30/10/2026) selain menggenangi pemukiman warga, banjir juga turut merendam belasan hektar lahan pertanian warga.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Syail Lubis, Jum’at (30/10/2026) menyampaikan bahwa sedikitnya 14,5 Hektar lahan pertanian warga terendam banjir luapan Aek Ranto Puran.

Baca Juga :  Partai Garuda Jawa Barat Gelar Rapat Koordinasi Daerah DPC Se Jawa Barat
Lahan pertanian warga Desa Gunung Manaon terendam banjir, Jum’at (30/10/2026).

Adapun rincian lahan pertanian yang terdampak banjir Aek Ranto Puran, di Desa Saba Jambu tergerus air seluas lebih kurang 0,1 Hektar, dan terdampak 0,4 Hektar. Di Desa Gunung Manaon terdapat padi umur 45 Hari tanam seluas 3 Hektar, dan padi umur 15 Hari tanam seluas 10 Hektar sementara di Desa Gunung Tua Jae terdapat 1 Hektar lahan sawah terbawa arus air Aek Ranto Puran.

Baca Juga :  Muhammad Angin Bugis Lubis Menang Mutlak Dari Petahana di Pilkades Batahan I
Sawah warga tergerus luapan sungai Aek Ranto Puran, Jum’at (30/10/2026).

Pelaksana tugas (Plt) Kadis Pertanian Syail Lubis mengatakan bahwa saat ini sudah melakukan pendataan BNBA dan berkoordinasi dengan BPBD Madina untuk pendataan dan pemilihan kategori kerusakan terdampak banjir luapan Aek Ranto Puran.

“Dinas Pertanian telah melakukan Pendataan BNBA serta Pemilahan Kategori Kerusakan dan koordinasi dengan BPBD.” Jelas Syail Lubis.

(MS)

Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊