TAPSEL (HK) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan adakan pelatihan coaching untuk mensukseskan pembelajaran abad 21 pada tanggal 6-7 Januari 2022 di Aula Pesantren Darul Mursyid.
Pelatihan ini dimaksudkan agar para pendidik di Pesantren Darul Mursyid dapat mendorong peserta didiknya untuk menerapkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir dan kreatif dalam proses belajar mengajar
Hal itu disampaikan oleh Wakil Direktur Bidang Akademik Pesantren Darul Mursyid sekaligus ketua panitia Coaching Exsperience Ahamd Suhaeli Pulungan, M.Pd. kepada wartawan, Senin (10/01/2022) dengan adanya program coaching bisa membuka potensi diri untuk memaksimalkan kemampuan seseorang untuk mengenali dirinya serta bisa menggali potensi yang ada. Dikatakan, “Dalam dunia pendidikan program coaching merupakan salah satu metode yang efektif untuk melaksanakan pembelajaran modern untuk membina karakter anak didik. Dengan metode ini, pendidik dapat mendorong peserta didik untuk menerapkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir dan kreatif.” Tuturnya
Ahmad Suhaeli yang juga sebagai guru senior di Pesantren Darul Mursyid bahwa Program coaching di Pesantren Darul Mursyid sebenarnya sudah lama berjalan yang awalnya langsung dibina oleh lembaga parenting ternama yaitu Griya Parenting Indonesia yang diasuh oleh seorang Master Trainer parenting, penulis sekaligus Direktur Griya Parenting Indonesia yaitu Miftahul Jinan, M.Pd.I. ia mengatakan “Alhamdulillah dalam pelaksanaan pelatihan itu banyak muncul trainer-trainer coaching batu dari guru-guru Pesatren Darul Mursyid, di antaranya adalah Hendra Irwandi, Nurhalimah Rambe, M.Nuski Pulungan dan Irmawan Mukmin”. Ungkapnya.
Ahmad Suhaeli yang juga sebagai salah satu tim parenting Pesantren Darul Mursyid bahwa Tim Couch yang dimiliki Pesantren Darul Mursyid ke depan akan banyak menciptakan trainer-trainer baru yang siap untuk memberikan pelayanan pendidikan pada generasi sekarang. Dikatakan “insya Allah ke depan Darul Mursyid komitmen untuk terus berinovasi dalam hal proses belajar mengajar sekaligus menyusun tim Couch dari Darul Mursyid. Contoh Pada pelatihan Coaching yang dilaksanakan pada tanggal 6-7 Januari 2022 di Darul Mursyid, Tim Couch kami sudah bisa memulai melakukan Couchi terhadap rekan-rekan sesama guru dan karyawan Darul Mursyid,” ungkapnya.
Hendra Irwandi sebagai salah tim Couch sekaligus sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah di Pesantren Darul Mursyid ketika ditanya bagaimana pengalamannya saat pertama kali sebagai trainer Couching. Ia mengaku banyak hal positif yang ia dapatkan. “Alhamdulillah dengan mengikuti program Couching baik sebagai peserta maupun sebagai pemateri banyak membawa hal-hal positif kepada diri saya seperti memiliki motivasi yang tinggi untuk terus belajar, menggali potensi diri, menghargai pendapat orang lain dan masih banyak lagi manfaat yang bisa kita ambil dari program ini”, ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama Yusri Lubis sebagai Direktur Pesantren Darul Mursyid menyampaikan dukungannya terhadap para personil guru untuk mengikuti pelatihan Couching di Darul Mursyid sampai tuntas. “Insya Allah ke depan tim couch Darul Mursyid siap untuk menghadapi pembelajaran modern. Dengan program ini diharapkan nantinya mereka bisa melahirkan generasi umat Islam yang tidak hanya unggul dalam bidang sains, tetapi harus bisa menjadi sosok pemimpin yang bijak, cerdas dan berkarakter”, paparnya.
Yusri Lubis yang juga sebagai guru paling senior di PDM ini bahwa salah satu konsekuensi dari Pesantren Darul Mursyid sebagai Pesantren Modern yang siap untuk menghadapi segala perubahan untuk sebuah kemajuan. Dikatakan, “semua personilnya harus bisa menjadi yang terbaik untuk memberikan pembelajaran dan pelayanan pendikan yang terbaik untuk anak didik. Dengan program coaching, maka guru dan karyawan dapat lebih memahami visi dan misi kita, khususnya yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Jadi, guru dan karyawan akan lebih memahami mengenai tugasnya masing-masing. Para guru dan karyawan juga akan mendapatkan wawasan mengenai apa yang harus dilakukan agar kinerjanya meningkat.” Tuturnya
Terpisah, Ja’far Syahbudin Ritonga, DBA sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (YASPENHIR) juga sangat mendukung program Couching insya Allah banyak memberi dampak positif untuk kemajuan Pesantren Darul Mursyid. Ia mengatakan bahwa program ini sangat baik untuk para personil guna untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan sehingga bisa mengenal kelemahan yang ada dalam diri kita. Sehingga dengan semakin banyaknya mengenal kelemahan diri tentu akan lebih banyak berbuat untuk menutupi kelemahan itu. Ungkapnya seraya berkata, “Kita tidak akan berhenti untuk kemajuan pendidikan, Pesantren Darul Mursyid harus terus melakukan inovasi-inovasi sekaligus pembaharuan demi tercapainya tujuan yaitu menjadi pusat kejayaan sains dan peradaban Islam di Sumatera bagian tenggara,”. Tutur Alumni S3 USM Malaysia itu.
Peliput : Maradotang

