Tuntut Kebun Plasma, Ratusan Masyarakat Singkuang I Demo di DPRD Madina

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2023 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Utara, Mandailing Natal – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam kelompok petani plasma melakukan unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (7/6/2023).

https://youtu.be/IIiD3J9QPmo

Didepan pengawalan Satpol PP dan TNI/Polri, unjuk rasa ini mereka lakukan untuk meminta Pemerintah Daerah membantu merealisasikan plasma masyarakat.

“Kami datang kesini karena rindu dengan Bupati Madina, Wakil Bupati serta anggota DPRD. Kami meminta pemerintah bantu realisasikan plasma, kalau tidak bisa cabut saja izinnya, karena pemerintah juga yang memberi izin sebelumnya,” kata Sapihuddin saat orasi di depan gedung DPRD Madina.

Baca Juga :  Resmi dilaporkan, Millenial Foundation Minta Kadis Dukcapil Madina Dicopot dan diperiksa

Dia juga mengatakan, pihaknya akan terus melakukan aksi demo sampai PT. Rendi Permata Raya (RPR) dapat merealisasikan plasma masyarakat Singkuang l.

“Tuntutan kami PT. RPR wajib realisasikan plasma, sebab hal ini sudah 18 tahun berlalu kami nantikan,” tambahnya.

Terpantau, ratusan massa memadati halaman gedung DPRD Madina, aksi  diawali sejak jam 9.20 WIb hingga pukul 10.45 WIB. Hingga berita ini terbit, pihak Pemkab Madina dan anggota DPRD Madina belum ada yang memberikan keterangan terkait dengan aksi masyarakat tersebut.

Baca Juga :  14 KTH Terima Bantuan Ekonomi Produktif Dari TNBG

Diantara ratusan masyarakat Singkuang l terlihat ikut turut bersuara seorang nenek berusia 70 tahun, selain itu, ada juga ibu-ibu menggendong bayi turut dalam kerumunan massa untuk memperjuangkan hak mereka.

Unjuk rasa masyarakat Singkuang l ini masih terus berlanjut dengan membawa puluhan atribut sambil membentangkan spanduk yang bertuliskan harapan dan luapan kekecewaan terhadap perusahaan dan pemerintah.

Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊