Ditengah Janji Manis Kampanye, Ada Warga Madina Butuh Bantuan Berobat

- Jurnalis

Kamis, 14 Desember 2023 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Baliho Kampanye (kiri) dan Maryanti (kanan) Seorang Janda di Kecamatan Bukit Malintang sedang Menderita Penyakit Liver, Kamis (14/12/2023), Foto: Hendra P. Lubis (Hariankriminal Group).

Ilustrasi Baliho Kampanye (kiri) dan Maryanti (kanan) Seorang Janda di Kecamatan Bukit Malintang sedang Menderita Penyakit Liver, Kamis (14/12/2023), Foto: Hendra P. Lubis (Hariankriminal Group).

Sumatera Utara, Mandailing Natal – Ditengah maraknya baliho dan spanduk masa kampanye dengan berbagai janji-janji manis peduli rakyat. Terdapat ada salah satu warga miskin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang saat ini butuh bantuan pengobatan. Sementara saat ini upaya pemerintah terus memberikan pelayanan kesehatan gratis. Ternyata, masih ada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan perawatan kesehatan.

Hal ini dialami oleh Mayanti (35) warga Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal. Dia saat ini menderita penyakit liver dan 3 bulan ini tidak bisa berobat karena terkendala tidak ada biaya BPJS.

Baca Juga :  Pemkab Madina Serahkan Ganti Rugi Lahan untuk Pembangunan Bandara Bukit Malintang

Maryanti, bersatatus janda ini sekarang sudah semakin tidak bisa bergerak. Tubuhnya lemas sangat kurus sehingga terlihat seperti tulang berbalut kulit. Sesekali hanya terdengar tangisan kecil saat ia menahan rasa sakitnya.

Kondisi kesehatan Maryanti terus memburuk sejak jatuh sakit 3 bulan belakangan ini. Kini ia hanya bisa pasrah  terbaring di kamar rumahnya tanpa ada perawatan medis.

Hidup menjadi keluarga miskin membuat Maryanti tidak mampu membiayai penyembuhan penyakitnya.

“Maryanti tidak ada lagi biaya untuk berobat karena sekarang saya sudah tidak punya apa-apa lagi dan merupakan seorang janda sejak awal jatuh sakit dulu, tetapi tidak sembuh juga,” kata Maryanti saat ditemui wartawan dirumahnya, Kamis(14/12/2023).

Baca Juga :  Camat Rengasdengklok Gelar Rapat Minggon

Maryanti menuturkan, penyakit yang dideritanya sejak 3 bulan belakangan ini semakin memprihatikan dan berharap ada uluran tangan dari pemerintah dan para dermawan bisa membantunya untuk bisa berobat lebih baik lagi karna sudah tidak punya biaya semenjak cerai dari suaminya.

“Sekarang saya tidak lagi bisa berobat ke rumah sakit karena sudah tak lagi punya biaya untuk berobat,” pungkasnya. (HPL)

Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊