Diduga Kontraktor Nakal, Pihak Rekanan Proyek di MAN 1 Mandailing Natal Anggar Beking

- Jurnalis

Senin, 12 Februari 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Utara, Mandailing Natal – Proyek Rehab dan Renovasi Ruang Kelas MAN 1 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Kecamatan Panyabungam menjadi perbincangan publik dan menuai sorotan dari berbagai media.

Pasalnya proyek dengan nama kegiatan rehabilitasi dan renovasi Madrasah Sumatera Utara I yang menghabiskan anggaran APBN senilai lebih dari 4 Milyar, berdasarkan nomor kontrak : HK.02.03-Cb2/SPK/ PPK PS WIL.1 MADRASAH-I/05. melalui penyadia jasa PT. UNO TANOH SEURAMO.

Sampai saat ini terpantau baru saja dikerjakan pada pertengahan bulan Januari, yakni 4 bulan setelah penandatanganan kontrak baru dikerjakan.

Dikutip informasi pada Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Utara pada link HTTP://Instagram.com/PUPR “PUPR pemukiman Sumut balai prasarana permukiman wilayah (BPPW) Sumatera Utara melaksanakan penandatanganan kontrak paket kegiatan rehabilitasi dan renovasi madrasah Sumatera Utara I dan II pada Selasa (12/9/2023), dikantor BPPW SUMATERA UTARA. JL SISINGAMANGARAJA MEDAN”.

Baca Juga :  Pemkab Madina Serahkan Ganti Rugi Lahan untuk Pembangunan Bandara Bukit Malintang

Berdasarkan informasi dilapangan saat dijumpai lembaga KPK-RI dan awak media Harian Kriminal dilokasi proyek Senin (12/2/2024) pagi, diketahui pekerjaan proyek ini sudah mendapat SP 1 dan SP 2.

Konsultan pengawas menyampaikan “Perusahaan kontraktor pelaksana sudah diberi 2 kali Surat Peringatan (SP) karena keterlambatan pekerjaan”.

Kepala pelaksana lapangan juga mengungkapkan “Untuk masalah tender kami tidak mengetahui kami hanya pekerja”.

Di waktu terpisah pihak media Harian Kriminal mengkonfirmasi melalui telpon selular via WhatsApp, dengan lantang pihak kontraktor diketahui inisial Ali menjawab “Mau menghentikan kerja mereka?, “Abg darimana?, PU atau konsultan? Kalau merusuhi.. rusuhilah, biar kupanggil Polres datang”.

Baca Juga :  Sadis, Seorang Ibu di Madina Tewas Dibunuh Anak Kandung Sendiri

Tak hanya itu, Oknum ini juga diduga  mengancam pihak media “Mau merusuhi jangan disitu? Mau kau apa, maksud kau datang kesitu ngapain, mau audit ? Silahkan, staf saya ada disitu, audit apa yang mau di audit”.

Seterusnya dengan nada ngegas seolah mengancam “Main pun jadilah, siapa kali rupanya kau”. Saat awak media hendak konfirmasi ke ruang Kepala Sekolah MAN 1 Madina beliau tidak berada ditempat dan sedang keluar.

Atas kekisruhan yang terjadi awak media yang sedang meliput kegiatan proyek tersebut, para lembaga dan media sedang menelusuri dan menginvestigasi. Hal ini nantinya akan dijadikan sebagai bahan laporan ke Polres Mandailing Natal. (Parlindungan)

Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊