Warga Keluhkan Kualitas Beras Pasar Murah Ketapang Madina

- Jurnalis

Kamis, 7 Maret 2024 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kondisi beras yang dibeli masyarakat di pasar murah Ketapang Madina

MANDAILING NATAL (HK) – Warga Panyabungan Kecamatan Panyabungan Kota Mandailing Natal (Madina) dihebohkan dengan penemuan beras menggumpal dan berbau tidak sedap yang mereka beli di Pasar Murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Madina pada hari Senin lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh warga Panyabungan III yang bernama Rudi ke beberapa media Online. Rabu (6/3/2024).

Awalnya, Rudi mengaku, ia datang ke Pasar Murah itu untuk membeli 2 karung beras ber merek SPHP ukuran 5 kilogram yang dihargai 51.500 rupiah per karungnya.

Namun kata Rudi, 2 hari setelah beras itu dibeli, ia dikejutkan dengan kualitas beras yang sudah berjamur dan mengeluarkan bau tak sedap hingga menggumpal.

Baca Juga :  Sebelum Rapat Minggon Dimulai, Aparat Desa Jayamukti Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

“Bagaimana ini kok bisa pemerintah menjual beras kualitasnya seperti ini, kalau bisa kami minta ganti rugi lah, kalau ngak gimana caranya supaya beras ini bagus dan bisa kami konsumsi kembali,” ucap Rudi kepada Media.

Selain itu, kata Rudi ketika dimasak, beras tersebut juga rasanya lain dan tak seperti beras pada umumnya. “Ketika dimasak pun rasanya lain, agak keras dia,” tambah Rudi.

Karen sudah terlanjur membeli beras yang sudah rusak. Rudi juga mengaku menyesal dan lebih baik membeli beras kiloan di warung daripada membeli beras yang dijual di Pasar Murah tersebut.

“Di atas berasnya terlihat bagus, namun di bagian bawah karungnya itu yang menggumpal dan berubah warna menjadi biru dan hijau serta berbau busuk,” ungkap Rudi.

Baca Juga :  Diduga Depresi Seorang Pria Mengakhiri Hidupnya Dengan Gandir

Tak lupa, Rudi juga memohon kepada pemerintah Kabupaten Madina agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

“Kasihan masyarakat, di saat harga beras sedang melambung tinggi, ada juga yang jual beras seperti ini,” kesal Rudi.

Sementara, Kepala Dinas Ketapang Kabupaten Madina, Taupik Zulhandra Ritonga yang dikonfirmasi wartawan mengaku kerusakan pada beras murah yang dijual pada pasar murah terjadi lantaran terkena air hujan waktu pengantaran dari gudang menuju Pasar Murah.

“Kalau ada warga yang mengalami hal serupa, dimohon datang ke kantor Dinas Pertahanan Pangan Kabupaten Madina agar ditindak lanjuti,” ucap Taufik.

Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terbaru

Hukum

Polsek Bilah Hilir Ringkus Terduga Pengedar Sabu

Sabtu, 18 Jul 2026 - 19:18 WIB

TNI Polri

Indahnya Berbagi Bersama Polsek Na IX-X Polres Labuhanbatu

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:56 WIB

Oplus_16908288

TNI Polri

Polsek Na IX-X Gelar Jum’at Curhat Bersama Masyarakat

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:19 WIB

Tak Berkategori

Sidang TPP Lapas Rantauprapat Bahas Hak Integrasi 38 Warga Binaan

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:46 WIB