Ket.Gambar : Warga Binaan Saat Mengikuti Program Kesetaraan.(doc/humas)
Labuhanbatu — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus berupaya memperluas akses pendidikan bagi warga binaan bertempat di Aula Lapas Rantauprapat, lembaga ini secara resmi memulai Program Kesetaraan Paket C yang diikuti oleh 11 warga binaan. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB pada Kamis (22/10/2026)
Program Paket C merupakan pendidikan kesetaraan yang setara dengan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama yang terjalin antara Lapas Rantauprapat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu. Kehadiran program ini disambut antusiasme tinggi dari para peserta yang tampak siap mengikuti pembelajaran.

Kepala Lapas Rantauprapat, Yosef Leonard Sihombing menyampaikan bahwa pendidikan adalah bagian penting dari pembinaan. Melalui program ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga berkesempatan memperoleh ijazah resmi yang dapat digunakan saat kembali ke masyarakat kelak, ujarnya.
Kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu memungkinkan materi pembelajaran tersampaikan sesuai kurikulum yang berlaku.

“Diharapkan, seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan tekun hingga selesai dan memperoleh hasil yang memuaskan,” kata Kalapas.
Pendidikan kesetaraan ini juga menjadi bekal keterampilan intelektual sekaligus modal kerja bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa hukuman. Dengan memiliki ijazah setara SMA, peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik akan semakin terbuka lebar.
Kegiatan perdana diawali dengan pengarahan teknis dari tim pengajar Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu. Para peserta diberikan penjelasan mengenai jadwal, tata tertib, serta materi yang akan dipelajari selama program berlangsung.
Suasana kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Para peserta tampak menyimak dengan saksama setiap penjelasan yang disampaikan, menunjukkan motivasi yang tinggi untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa warga binaan tetap berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak. Lapas Rantauprapat berkomitmen untuk terus mendampingi proses pembelajaran ini hingga seluruh peserta berhasil menyelesaikannya dengan baik.(DR)
Berita Terkait















Komentar