Kemacetan Masih Terjadi di Eks Pasar Plered Meski Sudah Direlokasi ke Citeko

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan Masih Terjadi di Eks Pasar Plered Meski Sudah Direlokasi ke Citeko

 

PURWAKARTA – Meski Pasar Plered telah direlokasi ke kawasan Citeko sejak beberapa waktu lalu, kemacetan masih kerap terjadi di sekitar kawasan eks Pasar Plered. Kondisi ini cukup mengejutkan, mengingat relokasi pasar salah satunya bertujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di daerah tersebut.

Sebelumnya, kemacetan di sekitar Pasar Plered memang dianggap wajar karena tingginya aktivitas jual beli. Namun, setelah pasar dipindahkan, masyarakat justru mempertanyakan kenapa kemacetan masih sering terjadi.

Relokasi Pasar Plered ke Citeko sejatinya merupakan langkah strategis dari pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola wilayah dan mengatasi kepadatan kendaraan. Namun, tujuan tersebut belum sepenuhnya tercapai. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya sinergi dan kerja sama antara semua pihak yang terlibat, baik pemerintah, pedagang, maupun masyarakat setempat.

Baca Juga :  Hadiri Malam Pisah Sambut Kapolres, Ketua DPRD Madina Beri Cinderamata

Beberapa faktor penyebab kemacetan di wilayah ini antara lain kondisi jalan yang sempit, serta pedagang dan pengguna jalan yang belum tertata dengan baik. Namun, ada pula hal lain yang menjadi sorotan warga: keberadaan taman kecil yang menonjol di depan sebuah rumah megah.

Taman tersebut dinilai mengganggu fungsi trotoar dan mempersempit badan jalan, sehingga berdampak pada kelancaran arus lalu lintas. Warga menduga pembangunan taman ini tidak merata dan lebih berorientasi pada kepentingan pribadi, bukan kebutuhan umum.

Baca Juga :  Warga Desa Pamekaran Tewas Akibat Listrik Sawah Jebakan Tikus, Ini Perlu ada Penertiban

“Di sekitar sana ada tempat kuliner yang seharusnya bisa dipercantik dengan taman. Tapi malah yang diperindah justru depan rumah megah. Ini yang membuat kami bertanya-tanya,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Pihak berwenang diharapkan segera turun tangan untuk mengevaluasi pembangunan taman dan menata ulang kawasan eks Pasar Plered, agar sesuai dengan tujuan awal relokasi, yaitu mengatasi kemacetan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. (Red)

Follow WhatsApp Channel kriminalgroup.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026
13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel
Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan
Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris
Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta
Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang Madina Periode 2026-2027
Kantor Desa Kemiri Jayakerta Kehilangan Perlengkapan, Pemerintah Desa Aktifkan Piket
Bimtek BUMDes Jayakerta Dorong Transparansi Keuangan dan Ketahanan Pangan Desa
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:18 WIB

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:37 WIB

Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:49 WIB

Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:40 WIB

Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta

Berita Terbaru