Tumpukan Tanah merah di jalan Singaperbangsa Desa Manggungjaya Bahayakan Pengguna Jalan

- Jurnalis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, (HK) –  Proyek pembangunan POM    di dusun Krajan Barat RT 01/03 Desa Manggungjaya, Kecamatan  Cilamaya kulon Kabupaten   Karawang JawaBarat. Dikerjakan oleh pengontrak yang  dinilai membahayakan pengguna jalan terutama dimalam hari, sebab, tumpukan tanah merah menutupi hingga separuh badan jalan.

Pemakaian badan jalan untuk meletakkan material proyek terlihat disepanjang lokasi bangunan, dibiarkan menumpuk di badan jalan., Kondisi ini membuat gerah warga masyarakat selaku pengguna jalan, yang melintas.

Sulaeman pengguna jalan, mengeluhkan jika tumpukan tanah merah tersebut sangat mengganggu arus lalu lintas. Apalagi jalan ini merupakan satu-satunya akses lintasan jalur utama warga saat beraktifitas.

Baca Juga :  Lubang Selokan Menganga di Tikungan Gonggo Plered, Kondisi di Lapangan Memprihatinkan

“Saat melintas jalan ini harus hati-hati , agar tidak terjadi kecelakaan. Pengendara mobil atau motor jadi terganggu. Karena ada tumpukan tanah merah yang mempersempit akses jalan,” keluh Sulaeman alias Sule (19/08/2021).

Sule menyesalkan pihak pengontrak yang tidak memperhatikan keselamatan para pengguna jalan dengan menyimpan material secara sembarangan.

“Kami berharap, pihak pengontrak secepatnya merapihkan tumpukan material tersebut, jika tidak bisa membahayakan pengendara,” sebut Sule

Baca Juga :  Sepakat Ciptakan Demokrasi Bersih, PWI Labuhanbatu Dan Bawaslu Bersinergi.

Sule meminta , pemerintah Desa Manggungjaya terkait untuk menegur pengontrak yang kurang beretika tersebut., tolong di cek perizinan udah ada atau belum?…
.
Lanjunya terkait pembangunan jangan sampai di duga ilegal hanya sebatas penandatanganan di desa stempat. Itupun belum tentu lingkungan menanda tangani semua.

Tegur dong pihak desa. Itukan bisa membahayakan . Kalau sampai ada korban kecelakaan siapa yang akan bertanggungjawab,” pungkas Sule., Sampai berita ini diterbitkan, baik pihak pelaksana maupun pengontrk belum bisa ditemui.

(Bolenk IJB)

Follow WhatsApp Channel kriminalgroup.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026
13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel
Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan
Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris
Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta
Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang Madina Periode 2026-2027
Kantor Desa Kemiri Jayakerta Kehilangan Perlengkapan, Pemerintah Desa Aktifkan Piket
Bimtek BUMDes Jayakerta Dorong Transparansi Keuangan dan Ketahanan Pangan Desa
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:18 WIB

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:37 WIB

Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:49 WIB

Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:40 WIB

Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta

Berita Terbaru

Ragam Berita

Karya Jurnalistik Syuhada Wisastra Jadi Yang Terbaik

Sabtu, 6 Jun 2026 - 08:08 WIB