Di Madina, Seorang Ibu Tewas Dibacok Anak Kandung

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Fhoto : Pelaku pembacokan Ibu Kandungnya Ketika di Amankan Polisi 

MANDAILING NATAL (HK) – Seorang pria bernama Wildan (30) penduduk Desa Huraba II, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membacok leher bagian belakang ibu kandungnya menggunakan parang di dalam rumah mereka, Senin (18/11/2024) sekitar pukul 07.30 Wib.

Peristiwa tersebut menggemparkan warga Desa Huraba II Kecamatan Siabu pagi ini. Korban bersimbah darah akibat perlakuan anak kandungnya sendiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, Wildan merupakan sudah lama jadi pecandu narkoba. Dia juga sudah berkeluarga dan memiliki dua orang anak, namun Wildan sudah pisah dengan istri dan anak dan memilih tinggal bersama ibunya.

Baca Juga :  Usai Serah Terima, Polresta Palangka Raya Cek 58 Tahanan

Seorang warga yang tak mau disebut identitas berinisial MP mengatakan, informasi di tengah masyarakat Wildan membacok ibunya akibat tidak dikasih uang.

“Informasi kami peroleh pelaku membacok ibunya akibat tersulut emosi karena tidak dikasih duit,” kata MP.

Sumber tersebut menerangkan, korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Panyabungan. Sementara pelaku sudah diamankan warga di wilayah perkebunan di kawasan Kecamatan Siabu.

“Tadi pagi pelaku langsung dijemput warga yang berupaya melarikan diri,” ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Siabu, Bripka Zulham membenarkan peristiwa pembacokan yang dilakukan anak terhadap ibu kandungnya di Huraba II.

Baca Juga :  Sponsor Ikah Resmi Dilaporkan ke Polda Jabar Atas ditangkapnya TKW Karawang Oleh Polisi Malaysia

“Benar, pelaku sudah diamankan untuk menghindari amukan massa,” ucapnya.

Zulham mengaku belum bisa menceritakan kronologis lengkap kejadian, sebab pihaknya masih melakukan penanganan terhadap korban dan pelaku.

“Tadi pagi ibunya langsung dibawa ke RSUD Panyabungan, sementara korban juga sedang diperjalanan untuk dilakukan pengobatan luka amukan massa,” jelasnya.

Sementara itu, pihak RUSD Panyabungan saat dihubungi mengaku seorang ibu yang menjadi korban bacokan sudah meninggal dunia.

“Ini lagi di kamar mayat,” ujarnya.

Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terbaru

TNI Polri

Indahnya Berbagi Bersama Polsek Na IX-X Polres Labuhanbatu

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:56 WIB

Oplus_16908288

TNI Polri

Polsek Na IX-X Gelar Jum’at Curhat Bersama Masyarakat

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:19 WIB

Tak Berkategori

Sidang TPP Lapas Rantauprapat Bahas Hak Integrasi 38 Warga Binaan

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:46 WIB

Oplus_16908288

Tak Berkategori

Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Edukasi Siswa Tentang Bahaya Narkoba

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:25 WIB