Aparat Penegak Hukum di Minta Proses Oknum Sponsor TKW Ilegal

0

Keterangan : Caryati / Photo Wydn.

Subang, (HK) – Nasib malang menimpa Desi binti Sakim seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal dusun karang jaya RT 002/011 Desa Sukahaji, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga di Saudi Arabia/Riyad meninggal dunia karena sakit.

Ibu yang memiliki seorang anak itu diberangkatkan ke Riyad secara Non Prosedural alias Ilegal pada tahun 2019 kemarin oleh sponsor Caryati warga Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang.

Menurut ketua forum Ikatan Jurnalis Bersatu (IJB) Irwan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban di berangkatkan menjadi TKW ke Arab Saudi Timur Tengah/Riyad secara Ilegal oleh oknum Sponsor Caryati.

Pasalnya dari Tahun 2015 hingga saat ini, pengiriman TKI atau TKW ke sejumlah Negara Bagian di Timur Tengah masih Moratorium.

Sesuai dengan keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 260 tahun 2015.

”Sudah jelas dia (korban) diberangkatkan secara Ilegal, Karena 19 Negara di Timur Tengah termasuk Arab Saudi masih Moratorium,” terang Irwan, Rabu (8/9/2021).

Untuk itu Ikatan Jurnalis Bersatu meminta kepada pihak penegak hukum untuk menindak oknum Sponsor Caryati yang memberangkatkan korban ke Riyad secara Ilegal.

“Dia (Oknum Sponsor, red) tidak bisa dibiarkan berkeliaran bebas. Untuk itu kami minta kepada pihak penegak hukum untuk segera mengusut kasus pemberangkatan TKI Ilegal ini, dan segera memproses oknum sponsor itu, karena sudah jelas melanggar aturan dan perundang-undangan yang berlaku di negara kita ini,” pinta Irwan.

Persoalan ada masyarakat yang diberangkatkan menjadi TKI Ilegal, sambung Irwan, menjadi tanggungjawab bersama semua pihak termasuk masyarakat, Pemerintah, dan  aparat Kepolisian.

”Itu menjadi tugas kita bersama, tidak bisa hannya di serahkan kepada Dinas Tenaga Kerja. Dan masyarakat jangan mudah percaya dengan bujuk rayu oknum Sponsor, jangan mau berangkat  menjadi TKW bila Non Prosedural. Pahami dulu, kemana tujuan negaranya,” katanya.

Selaku organisasi profesi kontrol sosial, Irwan meminta kepada aparat Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang dialami korban.

”Kasus ini harus di bongkar sampai keakar – akarnya, mulai dari proses perekrutan, pemberangkatan dan pemulangan korban. Berikan saksi yang seberat – beratnya kepada oknum Sponsor nakal, agar tidak terjadi hal yang sama dikemudian hari,” pungkasnya.

(Bolenk IJB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini