Minggon Kecamatan Jayakerta Bahas Pilkades dan Normalisasi SS Kertalaya, Keamanan dari Ancaman Begal Jadi Sorotan

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Minggon Kecamatan Jayakerta Bahas Pilkades dan Normalisasi SS Kertalaya, Keamanan dari Ancaman Begal Jadi Sorotan

KARAWANG — Pemerintah Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, menggelar Rapat Mingguan (Minggon) rutin di Aula Kantor Kecamatan Jayakerta, Selasa (27/10/2026). Dalam rapat tersebut, sejumlah persoalan strategis menjadi perhatian, mulai dari tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), normalisasi Saluran Sekunder (SS) Kertalaya, hingga evaluasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Rapat dipimpin langsung oleh Camat Jayakerta, Asep Sudrajat, serta dihadiri seluruh kepala desa se-Kecamatan Jayakerta, unsur TNI dari Koramil, unsur Polri dari Polsek Rengasdengklok, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Dinas Pertanian Kecamatan, dan Kepala Puskesmas Jayakerta. Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyamakan langkah dalam menyikapi berbagai persoalan di wilayah Kecamatan Jayakerta, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan unsur keamanan.

Tiga Agenda Utama Jadi Pembahasan

Dalam sambutannya, Camat Jayakerta Asep Sudrajat menyampaikan tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam Minggon kali ini.

“Agenda hari ini kita membahas beberapa hal penting. Pertama terkait tahapan Pilkades, kedua terkait normalisasi SS Kertalaya, dan ketiga evaluasi keamanan, khususnya di wilayah Kecamatan Jayakerta,” ujar Asep Sudrajat.

Menurutnya, tahapan Pilkades perlu disosialisasikan sejak dini agar seluruh pemerintah desa dapat mempersiapkan segala kebutuhan secara matang. Persiapan tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa agar berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Pemerintah kecamatan bersama seluruh unsur terkait diharapkan terus menjalin koordinasi agar setiap tahapan Pilkades dapat berjalan sesuai ketentuan. Selain kesiapan administrasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat juga harus menjadi perhatian bersama.
Dengan demikian, masyarakat dapat berpartisipasi dalam proses demokrasi desa tanpa dihantui kekhawatiran terhadap potensi gangguan keamanan maupun konflik di tengah masyarakat.

Normalisasi SS Kertalaya Diharapkan Lancarkan Irigasi Pertanian

Selain membahas Pilkades, normalisasi Saluran Sekunder Kertalaya turut menjadi perhatian pemerintah kecamatan. Asep Sudrajat menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendorong penanganan saluran irigasi tersebut agar aliran air kembali lancar. Normalisasi saluran irigasi dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sektor pertanian masyarakat. Kelancaran distribusi air menjadi salah satu faktor pendukung bagi petani dalam mengelola lahan dan menjaga produktivitas pertanian.

Baca Juga :  Sekda Madina Sampaikan Nota Pengantar Rancangan APBD Tahun 2025

Karena itu, koordinasi antara pemerintah kecamatan, dinas terkait, dan pihak-pihak yang berwenang diharapkan dapat mempercepat penanganan sesuai kebutuhan di lapangan. Pemerintah Kecamatan Jayakerta berharap persoalan irigasi tersebut mendapatkan perhatian serius sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Polsek Rengasdengklok Soroti Kerawanan Begal

Di sisi lain, persoalan keamanan menjadi salah satu pembahasan penting dalam rapat tersebut. Unsur kepolisian melalui Kanit Reskrim Polsek Rengasdengklok, Iptu Ari Lesmono, S.H., menyampaikan perhatian khusus terhadap sejumlah kejadian kriminal di jalanan, terutama aksi pembegalan. Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di jalur yang sepi atau dianggap rawan, khususnya pada malam hari.

“Masih situasi kurang nyaman karena banyak sekali kejadian di jalanan, korban pembegalan. Saya mengimbau kepada masyarakat harus lebih berhati-hati karena rawannya begal di titik-titik tertentu,” ungkap Iptu Ari Lesmono.

Menurutnya, upaya menjaga keamanan tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Diperlukan keterlibatan pemerintah desa, TNI, Linmas, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan lingkungan serta mencegah terjadinya tindak kriminal. Oleh sebab itu, hasil pembahasan Minggon turut mengarah pada sejumlah langkah antisipasi yang diharapkan dapat diterapkan secara bersama-sama di wilayah Kecamatan Jayakerta.

Empat Langkah Antisipasi Gangguan Keamanan

Dalam rapat tersebut, terdapat empat langkah antisipasi yang menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

1. Meningkatkan Pengawasan di Jalur Rawan Begal
Pemerintah desa bersama unsur keamanan didorong untuk mengantisipasi jalur-jalur sepi yang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan. Salah satu langkah yang dibahas adalah membuat pos ronda atau pos pantau di titik-titik yang dinilai rawan. Pengawasan tersebut direncanakan melibatkan gabungan unsur TNI, Polri, dan Linmas sesuai kewenangan serta kebutuhan di lapangan. Keberadaan pos pantau diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintasi jalur tersebut.

2. Mencegah Tawuran Anak Muda
Antisipasi terhadap potensi tawuran antarkelompok anak muda juga menjadi perhatian, khususnya pada malam Minggu dan malam libur. Pengamanan lingkungan perlu diperkuat melalui koordinasi antara TNI, Polri, Linmas, pemerintah desa, serta masyarakat. Selain pengawasan, peran orang tua dan lingkungan juga diperlukan untuk mencegah anak-anak muda terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Langkah pencegahan diharapkan dapat dilakukan sejak dini agar potensi konflik tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan maupun merugikan masyarakat.

Baca Juga :  TP PKK Mandailing Natal di Kukuhkan, Ini Pesan Wakil Bupati

3. Mengimbau Masyarakat Lebih Waspada Menjaga Kendaraan
Pemerintah desa juga didorong untuk menyampaikan imbauan keamanan kepada masyarakat melalui forum Minggon di tingkat desa. Aparatur desa diharapkan mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat memarkirkan atau menyimpan kendaraan, terutama sepeda motor. Masyarakat diminta memastikan kendaraan berada di tempat yang aman, menggunakan kunci pengaman, serta tidak meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan di lokasi yang rawan pencurian. Imbauan tersebut diharapkan menjadi langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko tindak kriminal yang menyasar kendaraan milik warga.

4. Mengaktifkan Kembali Pos Polisi Desa Kemiri. Langkah berikutnya adalah rencana mengaktifkan kembali pos polisi yang berada di Desa Kemiri. Menurut Iptu Ari Lesmono, keberadaan pos polisi tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menjalin komunikasi dan menyampaikan laporan apabila menemukan persoalan keamanan di lingkungan sekitar.

“Insyaallah akan segera saya hidupkan kembali pos polisi yang berada di Desa Kemiri untuk mempermudah masyarakat komunikasi. Jadi, tidak harus ke Polsek, cukup di pos polisi terdekat,” pungkasnya.

Rencana tersebut diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Jayakerta.

Sinergi Lintas Sektor Diperlukan

Melalui rapat Minggon tersebut, Pemerintah Kecamatan Jayakerta menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan wilayah. Persiapan Pilkades, penanganan saluran irigasi, serta peningkatan keamanan merupakan agenda yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait. Khusus persoalan keamanan, kewaspadaan masyarakat dan kehadiran unsur pengamanan di lapangan diharapkan mampu menekan potensi tindak kriminal, mencegah tawuran, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

Dengan koordinasi yang berkelanjutan, berbagai persoalan di Kecamatan Jayakerta diharapkan dapat ditangani secara terarah demi menjaga ketertiban masyarakat dan mendukung kelancaran aktivitas warga sehari-hari.

. Boleng

Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊